Mengenal Reciprocal Rule

Biasanya ketika kamu memegang kamera pasti tidak bisa sepenuhnya diam dan stabil. Tubuhmu dapat bergoyang yang mungkin kamu tidak menyadarinya sehingga foto yang kamu ambil menjadi buram. Nah dengan reciprocal rule, kamu dapat mengatasi hal itu dengan cara shutter speed kamera harus setidaknya kebalikan dari focal length lensa. Misalnya jika kamu memotret dengan kamera full frame pada focal length 80mm, maka shutter speed harus diatur minimal pada angka 1/80 detik. Jika kamu menggunakan lensa zoom dan menggunakan focal length 400mm, maka shutter speedmu paling tidak pada angka 1/400 detik.

Menggunakan shutter speed cepat dapat mengurangi guncangan pada kamera karena semakin panjang focal length, semakin besar potensi guncangan kamera.

Source : https://kelasfotografi.com

Garis merah menunjukkan potensi guncangan kamera. Dapat kita lihat semakin besar focal length, maka garis merah semakin melebar yang berarti potensi guncangan kamera semakin besar.

Perlu diingat jika kamu menggunakan kamera dengan sensor yang lebih kecil, misal kamera APSC maka kamu harus menghitung panjang focal length efektif yang dikenal dengan equivalent field of view dengan cara mengalikan focal length x crop factor. Contohnya jika kamu menggunakan lensa 80-400mm pada kamera dengan crop factor 1.5x, jika kamu menggunakan focal length 400mm maka shutter speed minimum harus pada angka 1/600 detik. (400 x 1.5 = 600).