Teknik Menggunakan On-Flash Pada Kamera

Biasanya fotografer pemula suka menggunakan on-flash pada kamera. Banyak alasan kenapa on-flash kamera tidak dianjurkan untuk digunakan, beberapa diantaranya karena :

  1. Cahayanya menyilaukan
  2. Hasil foto datar dan tidak memiliki dimensi karena sumber cahaya sejajar dengan arah pengambilan gambar, tidak ada permainan shadow dan highlight.
  3. Kadang kala bisa menimbulkan red eye pada subjek. Hal ini disebabkan karena cahaya flash dipantulkan oleh bagian belakang retina yang mengandung darah dan terekam pada kamera.
  4. Sumber cahaya dari flash keras dan kecil sehingga foto yang dihasilkan akan memperjelas raut wajah dari subjek.

Tetapi kamu dapat memaksimalkan penggunaan on-flash pada kamera seperti pada foto di bawah ini :

Source : https://foto.co.id/teknik-menggunakan-on-camera-flash-pada-kamera-digital/

Pada foto sebelah kiri terdapat bayangan dari topi dan menutupi muka subjek. Kamu dapat menggunakan flash sebagai fill flash seperti pada gambar di sebelah kanan sehingga dapat memberikan cahaya pada shadow dan bayangan menajdi tidak terlalu gelap. Selain itu tidak membuat bagian pada wajah yang tidak tertutup bayangan menjadi over exposed.

Selain itu fungsi dari fill flash dapat memberikan sparkle atau titik terang pada mata subjek sehingga menjadi lebih hidup, seperti pada foto di bawah ini.