Motret Hujan (Part 2)

Setelah mengetahui beberapa tantangan yang mungkin kamu hadapi saat memotret hujan, yuk kali ini kita bahas cara memotretnya.

1. Pengaturan kamera

Disarankan untuk menggunakan pengaturan manual karena pengaturan otomatis kadang tidak sesuai dengan yang diinginkan, misalnya langit yang berawan dan hujan biasanya akan dideteksi sebagai kurang cahaya sehingga eksposure menjadi terlalu terang. Atau kamu bisa menggunakan mode shutter speed priority. Kamu masih bisa mengontrol eksposure, membuat lebih gelap atau terang. Perlu diingat dengan mengurangi shutter speed, membuat tetesan hujan terlihat blur, akan menjadi seperti garis.

Source : unsplash.com

Selain itu, kalau kamu mau menggunakan aperture priority juga bisa. Kamu bisa mengontrol depth of field dan berapa banyak cahaya yang masuk ke kamera. Untuk mendapatkan foto tetesan hujan, kamu bisa menggunakan aperture lebar mulai dari f/4 sampai f/1.4. Jika terlalu terang, kamu bisa mengubah ISO sampai didapatkan hasil yang kamu inginkan.

2. Bawa peralatan

Untuk mendapatkan foto yang tajam, kamu bisa menggunakan bantuan tripod. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan bantuan flash, tapi bukan internal flash. Disarankan untuk menggunakan eksternal flash atau speedlight dan set ke paling rendah, sekitar -3.0 stop. Kalau kamu tidak memiliki flash, kamu juga bisa menggunakan cahaya yang ada seperti lampu jalan. Kamu bisa memotret ke arah cahaya tapi tidak langsung ke arah lampunya ya.

Source : unsplash.com

Perlu juga diingat, keamanan kameramu sangat penting. Kamu bisa menggunakan lens hood agar lensamu tidak terkena air. Atau kalau kamu mulai serius dengan jenis fotografi ini, kamu bisa membeli custom rain cover yang sesuai dengan kameramu.

Payung juga bisa menjadi salah satu peralatan yang kamu bawa, meskipun memang agak susah memegang payung sekaligus memotret. Kamu bisa menggunakan payung transparan. Bisa juga membantu misalnya saat hujan besar, kamu kesulitan mengambil gambar, kamu bisa memotret dari balik payung transparan yang bisa memberikan kesan berbeda, sekaligus aman untuk kameramu.

Beberapa tips :

  1. Kalau kamu tidak memiliki peralatan, kamu juga bisa memotret hujan kog Sobat KEE. Kamu bisa mengambil foto dari dalam rumah, atau mobil. Atau, juga bisa dari halaman rumah, garasi, dari manapun yang bisa melindungi kameramu dari air hujan.
Source : unsplash.com

2. Perhatikan tetesan, aliran air saat menetes pada berbagai permukaan. Tidak selalu tetesan hujan, genangan air juga bisa jadi objek yang menarik untuk difoto. Coba lihat dari berbagai sudut untuk mendapatkan pantulan yang menarik.

Source : unsplash.com

3. Kalau kamu memiliki lensa makro, kamu bisa mencoba memotret tetesan hujan pada berbagai permukaan, misalnya bunga, atau bentuk tetesan yang menarik pada lantai.