Mengenal Fitur AF Fine Tune (Part 1)

Mungkin Sobat KEE pernah mengalami hasil fotonya kurang fokus padahal autofokus di lensa sudah berbunyi, menandakan kalau sudah fokus. Hal ini banyak dialami oleh pengguna kamera DSLR karena mekanisme AF terpisah sehingga ada peluang untuk miss fokus, yang mana hal ini tidak terjadi jika kamu mengambil foto dengan mode live view atau AF dengan deteksi kontras seperti pada kamera mirrorless.

Biasanya hal ini terjadi saat kamera sedang mencari fokus. Tanpa adanya deteksi kontras pada kamera DSLR membuat kamera tidak benar-benar tau apakah fokusnya sudah pas meskipun kamera sudah mengeluarkan bunyi tanda fokus. Fokus bisa saja jatuh sedikit ke belakang (back focus) atau ke depan (front focus). Misalnya ketika kamu mengarahkan titik fokus pada mata orang, ternyata hasil fotomu pada bagian mata kurang tajam, malah bagian telinga yang tajam. Berarti tandanya kameramu mengalami back focus.

Source : http://www.infofotografi.com/

Kebanyakan hal ini dialami oleh kamera DSLR dengan bukaan besar seperti f/1.4. Tetapi ada juga kamera DSLR dengan bukaan f/4 yang mengalami hal tersebut. Jika kamu mengalami back focus solusinya adalah menghindari pemakaian bukaan terbesar. Kamu bisa memakai f/5.6 atau lebih kecil. Atau kamu juga bisa melakukan kalibrasi AF lensa pada kamera DSLR mu yang dikenal dengan fitur AF fine tune (Nikon) dan AF microadjustment (Canon) dengan cara memberitahu kamera untuk menggeser sedikit fokus lensa ke depan atau belakang.