Mengenal Blue Hour

Blue hour adalah saat dimana langit berwarna biru dengan ada sedikit cahaya jingga. Fenomena ini dapat kamu nikmati dua kali sehari, pagi sebelum matahari terbit dan sore hari setelah matahari terbenam. Blue hour ini berlangsung sangat singkat hanya sekitar 10-30 menit. Durasi ini juga berbeda-beda, dipengaruhi oleh cuaca dan letak geografis suatu tempat.

Kamu dapat memadukan blue hour dengan objek di bagian depan. Kamu juga dapat memotret blue hour dengan objek gedung bertingkat pada bagian depannya. Wow banget ya hasilnya Sobat KEE!

 

Beberapa tips untuk foto blue hour :

1. Gunakan mode shutter priority

Dengan penggunaan mode shutter priority, kamera akan mengatur aperture dan ISO secara otomatis, sehingga memudahkan kamu. Kamu hanya tinggal mengatur shutter speed. Gunakan shutter speed lambat karena kondisi cahaya yang cenderung gelap agar kamu bisa mendapatkan warna yang diinginkan. Kamu bisa menggunakan shutter speed 1s-6s.

 

Photo by : Jeff Wallace

2. Gunakan remote / shutter release

Untuk mengurangi penyebab foto blur kamu dapat menggunakan bantuan shutter release. Atau kamu juga dapat menggunakan fitur self timer pada kameramu.

3. Tripod

Benda satu ini wajib banget kamu bawa ketika memotret blue hour. Jika kamu hanya memegang dengan tangan akan menyebabkan kamera goyang dan gambar menjadi blur.

4. Memotret dengan format RAW

Dengan format RAW kamu mendapatkan kualitas foto yang lebih baik dan kamu dapat mengedit lebih mudah.

5. Masukkan lampu ke dalam frame

Ada lampu-lampu jalan atau gedung? Tenang aja Sobat KEE, kamu juga bisa memasukkan benda-benda tersebut dalam fotomu, bisa juga memberikan efek dramatis dan jadi daya tarik pada fotomu. Satu hal yang perlu kamu ingat agar tidak terlalu dekat dengan lampu agar tidak terjadi flare pada lensa.