Membuat Wajah Glowing Cantik Saat Pemotretan

Buat kamu yang suka foto potrait, pastinya mau hasilnya model terlihat cantik dan berkilau. Tapi yang mau mimin bahas disini bukan cara membuat model memiliki wajah cantik dan berkilau ya.. Kamu bisa membuat efek tersebut dengan penataan lighting yang tepat. Yuk kita bahas..

Source : Peta Pixel/Rodney T. Ager Jr

1. Koordinasi dengan MUA dan hair-do

Untuk mendapatkan hasil glowing tentu saja kamu perlu untuk berkoordinasi dengan MUA mu untuk menciptakan efek natural glow pada make-up yang digunakan, baik dengan penggunaan teknik contouring atau highlight.

2. Penggunaan lighting

Kamu dapat menciptakan wajah cantik dan berkilau dengan menggunakan beberapa modifier lighting, seperti white beauty dish atau payung parabolic silver atau payung biasa.

Jika kamu mau mendapatkan cahaya pada bagian background putih, kamu dapat meletakkan softbox atau parabolic silver di depan model sehingga didapatkan latar belakang putih yang bagus.

Jika kamu mau membuat cahaya abu-abu pada bagian background, kamu dapat menggunakan parabolic softbox di bagian belakang dan menggunakan cahaya utama dari white beauty dish.

Kamu dapat menggunakan pengaturan berikut ini :

Source : Peta Pixel/Rodney T. Ager Jr

Ketika model sudah siap, kamu dapat menempatkan model 6-8 inci dari parabolic softbox dengan strobe 300 watt per detik dengan kekuatan 1/16. Posisikan cahaya utama 3-4 kaki dari model dan tempatkan di tengah, sedikit ke atas dari eye-level. Biarkan beauty dish kosong dan atur cahaya ke 1/2. Pada bagian samping model, tempatkan V-Flats hitam untuk menghentikan efek yang tidak diinginkan.

Penggunaan beauty dish dapat menjadi musuh bagi para fotografer karena cahaya yang dihasilkan keras dan terlihat kasar. Berbeda dengan softbox, kamu bisa mendapatkan cahaya yang lebih halus. Tapi, dengan menggunakan beauty dish, kamu dapat memberi highlight pada batang hidung, bawah hidung, tepat di atas bibir, dan bagian bawah mata. Hal ini yang biasanya banyak dicari oleh para fotografer untuk foto potrait.

Pada saat memotret disarankan untuk menggunakan format RAW karena dapat mempermudah saat proses pengeditan foto, hanya mengubah color grading.