Kekurangan Electronic Shutter

Di samping kelebihan yang diberikan electronic shutter, membuat bunyi shutter lebih halus dan shutter speed yang lebih cepat daripada mechanical shutter, pastinya ada kekurangannya juga. Apa aja sih?

1. Distorsi

Salah satu hal yang paling berasa adalah distorsi saat menggunakan electronic shutter, mulai dari benda bergerak, mobil, baling-baling, bahkan orang sekalipun. Distorsi tidak terlalu berasa ketika benda bergerak lambat atau diam, tapi semakin cepat geraknya objek yang seharusnya vertikal akan semakin terlihat miring.

Source : https://www.jmpeltier.com/

2. Flash

Saat menggunakan electronic shutter, pada kebanyakan kamera kamu tidak dapat menggunakan flash. Speedlight hanya memiliki satu settingan cahaya berdasarkan settingan terkuatnya, sekitar 1/400 detik. Kalau kamu menggunakannya untuk 1/10 detik, fotomu akan jadi putih karena terlalu terang.

3. Cahaya fluorescent

Ketika memotret menggunakan cahaya fluorescent dan elecronic shutter, bisa terjadi garis-garis pada fotomu karena cahaya fluorescent tidak selalu menyala, ada periode nyala dan mati, sekitar 50-60 putaran per detik. Kebayang yah di fotomu akan terlihat garis-garis sesuai periode siklus cahaya fluorescent tersebut.

Source : https://happyphotodad.wordpress.com/

4. Fitur kamera yang tidak bisa digunakan

Biasanya saat menggunakan electronic shutter ada beberapa fitur yang tidak bisa digunakan pada kamera dan tiap jenis kamera bisa jadi berbeda-beda.

Jadi apa sebaiknya tidak perlu pakai electronic shutter? Mungkin malah ada yang mikir ini cuma gimmick marketing. Waktu kamu perlu ketenangan saat memotret, misalnya saat memotret wildlife, tentunya kamu ga mau hewan incaranmu kabur gara-gara denger bunyi shutter kamera. Kamu bisa memperhatikan beberapa hal saat menggunakan electronic shutter :

  1. Buat pergerakan seminimal mungkin
  2. Buat mode silent pada fitur-fitur lainnya, seperti bunyi lock focus
  3. Kenali kameramu